3 Cara Cek Total Belanja Gojek dan Grab Sebulan, Gampang!

MochiMochi
Bacaan 11 menit
cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan

Pernahkah kamu merasa heran ke mana perginya saldo e-wallet atau uang di rekeningmu di akhir bulan? Rasanya baru kemarin isi saldo, tapi tiba-tiba sudah sisa recehan. Salah satu pengeluaran yang paling sering tidak disadari atau ‘silent spending’ adalah biaya transportasi online dan pesan antar makanan. Tanpa sadar, kebiasaan klik-klik di smartphone ini bisa menghabiskan jutaan rupiah. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan agar perencanaan keuanganmu tetap sehat dan tidak ‘boncos’.

Di era digital seperti sekarang, kemudahan layanan on-demand memang sangat membantu produktivitas. Namun, kemudahan ini sering kali menjadi pisau bermata dua. Jika kamu tidak rajin melakukan evaluasi, pengeluaran kecil yang terkumpul bisa menjadi beban besar. Dalam artikel ini, kita akan membedah secara mendalam bagaimana langkah-langkah praktis melakukan pengecekan riwayat transaksi, kendala yang mungkin kamu hadapi, hingga solusi otomatis yang bikin hidupmu lebih tenang.

Kenapa Kamu Harus Tahu Cara Melihat Total Belanja Gojek dan Grab Sebulan?

Mungkin kamu bertanya-tanya, “Kenapa sih harus repot-repot menghitung pengeluaran ojol? Kan cuma beda seribu dua ribu tiap perjalanan.” Masalahnya bukan pada nominal per transaksinya, melainkan pada frekuensi dan akumulasinya. Di sinilah konsep micro-spending bermain. Tanpa strategi cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan, kamu akan terus merasa uangmu ‘hilang’ tanpa jejak yang jelas.

Efek ‘Silent Spending’ yang Bikin Saldo Cepat Habis

Silent spending adalah istilah untuk pengeluaran yang terjadi secara otomatis atau karena kebiasaan sehingga kita tidak lagi merasakannya sebagai sebuah biaya. Misalnya, saat kamu malas memasak dan memilih memesan makanan via GoFood atau GrabFood. Atau ketika kamu memilih menggunakan GrabCar karena malas menunggu transportasi umum di bawah terik matahari.

Semua transaksi ini biasanya terhubung dengan kartu kredit atau saldo e-wallet yang terisi otomatis. Ketika pembayaran terjadi secara digital tanpa kamu mengeluarkan uang fisik, otak kita cenderung kurang sensitif terhadap rasa kehilangan uang tersebut. Inilah alasan utama kenapa kamu butuh cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan sebagai pengingat realitas finansialmu.

Pentingnya Evaluasi Budget Transportasi dan Makan

Bagi anak muda, Gen Z, dan milenial, pengeluaran untuk gaya hidup sering kali mendominasi porsi pengeluaran bulanan. Evaluasi bukan berarti kamu dilarang menggunakan layanan ini, tapi agar kamu bisa melakukan penyesuaian.

Misalnya, setelah kamu menerapkan cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan, kamu baru menyadari bahwa total biaya pesan makanan mencapai 30% dari penghasilanmu. Dengan data ini, kamu bisa memutuskan untuk membatasi pesan makanan hanya di akhir pekan dan mulai belajar cara catat pengeluaran harian agar sisa uangnya bisa dialokasikan ke tabungan atau investasi.

Cara Melihat Total Belanja Gojek dan Grab Sebulan Secara Manual

Melakukan pengecekan secara manual adalah langkah paling dasar yang bisa dilakukan siapa saja. Meski membutuhkan sedikit waktu ekstra untuk menjumlahkan angka-angkanya, cara ini sangat efektif untuk membangun kesadaran akan nilai uang. Berikut adalah panduan detailnya untuk kedua aplikasi raksasa di Indonesia.

Langkah Cek Riwayat Transaksi di Aplikasi Gojek

Gojek telah memperbarui antarmukanya beberapa kali hingga tahun 2026 ini. Namun, inti dari menu riwayat transaksi tetap mudah ditemukan. Berikut adalah cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan khususnya untuk pengguna setia Gojek:

  1. Buka Aplikasi Gojek: Pastikan kamu sudah menggunakan versi terbaru untuk mendapatkan tampilan menu yang paling akurat.
  2. Masuk ke Menu Pesanan (Orders): Biasanya ikon ini berada di bagian bawah layar utama. Menu ini berisi semua layanan yang pernah kamu gunakan, mulai dari GoRide, GoCar, GoFood, hingga GoSend.
  3. Klik Ikon Jam di Pojok Kanan Atas: Ini adalah pintu masuk ke riwayat transaksi masa lalu. Kamu bisa melihat daftar panjang layanan yang sudah diselesaikan.
  4. Filter Berdasarkan Tanggal: Sayangnya, Gojek sering kali menampilkan riwayat dalam bentuk daftar kronologis. Kamu perlu menggulir ke bawah hingga menemukan transaksi awal bulan.
  5. Hitung Manual: Untuk mendapatkan total sebulan, kamu perlu menjumlahkan total pembayaran (setelah diskon) dari setiap transaksi dalam rentang satu bulan tersebut.

Fact: Batas waktu maksimal riwayat transaksi yang dapat dilihat langsung di aplikasi Gojek — 90 hari (2026) — Source: Gojek

Cara Melihat Total Pesanan di Aplikasi Grab

Grab memiliki fitur yang sedikit berbeda namun cukup komprehensif. Jika kamu mencari cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan untuk layanan Grab, ikuti langkah ini:

  1. Buka Aplikasi Grab: Masuk ke halaman utama.
  2. Klik Menu Aktivitas (Activity): Menu ini biasanya terletak di barisan bawah.
  3. Pilih Riwayat (History): Di sini kamu akan melihat tab untuk Transportasi, Makanan, dan Pengiriman.
  4. Gunakan Fitur Filter: Kamu bisa memfilter jenis layanan. Namun, untuk melihat total belanja secara keseluruhan, kamu tetap harus melihat satu per satu atau menggunakan fitur ekspor jika tersedia.
  5. Cek Email: Grab secara rutin mengirimkan tanda terima elektronik ke email kamu. Ini bisa menjadi alternatif jika kamu malas membuka aplikasi satu per satu.

Tips Menghitung Total Belanja Tanpa Ribet

Jika kamu merasa menjumlahkan puluhan transaksi satu per satu sangat melelahkan, kamu bisa mencoba teknik ‘Sampling’. Alih-alih menghitung setiap hari, hitunglah total transaksi dalam satu minggu, lalu kalikan empat. Meski tidak 100% akurat, ini memberikan gambaran kasar yang cukup untuk membuatmu waspada. Namun, untuk hasil yang presisi, tetap gunakan cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan dengan mencatat setiap angka ke dalam catatan keuanganmu.

Fitur Gojek (App) Grab (App) Export Email
Rentang Waktu 90 Hari 6 Bulan Hingga 1 Tahun
Filter Kategori Tersedia Sangat Detail Tidak Ada
Total Otomatis Tidak Ada Per Layanan Perlu Spreadsheet
Kemudahan Sedang Tinggi Rendah (Manual)

Apa yang Sering Salah: Kendala Cek Riwayat Belanja Manual

Walaupun kita sudah tahu cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan, sering kali ada hambatan teknis atau psikologis yang membuat data yang kita dapatkan tidak akurat. Penting untuk memahami keterbatasan ini agar kamu tidak salah dalam mengambil keputusan keuangan.

Riwayat Transaksi yang Terhapus Otomatis

Salah satu masalah utama adalah retensi data. Aplikasi seperti Gojek biasanya hanya menampilkan transaksi dalam rentang waktu terbatas di layar utama aplikasi. Jika kamu baru ingin mengecek pengeluaran bulan Januari di bulan Mei, kemungkinan besar data tersebut sudah tidak muncul di menu ‘Activity’.

Fact: Batas waktu maksimal unduh laporan riwayat transaksi Gojek — 1 tahun (2026) — Source: Gojek

Tanpa backup atau catatan mandiri, kamu akan kehilangan jejak pengeluaran masa lalu. Inilah mengapa mengetahui cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan harus dilakukan sesegera mungkin setiap akhir bulan berakhir.

Promo dan Diskon yang Mengacaukan Catatan

Sering kali harga yang tertera di menu makanan berbeda dengan total akhir yang kamu bayar karena adanya diskon ongkir, promo restoran, atau potongan saldo poin. Banyak orang melakukan kesalahan dengan mencatat harga asli, bukan harga setelah diskon. Padahal, uang yang benar-benar keluar dari kantongmu adalah harga netto. Dalam mempraktikkan cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan, pastikan kamu selalu melihat baris ‘Total Bayar’ atau ‘Amount Paid’.

Lupa Mencatat Transaksi Tunai

Meskipun sekarang zaman sudah serba digital (QRIS, GoPay, OVO), terkadang kita masih menggunakan uang tunai untuk membayar ojol, terutama jika saldo sedang habis. Transaksi tunai ini sering kali ‘gaib’ karena tidak tercatat di mutasi rekening bank, meskipun tetap ada di riwayat aplikasi. Jika kamu mengandalkan mutasi bank sebagai cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan, kamu mungkin akan melewatkan pengeluaran-pengeluaran tunai ini yang jika dijumlahkan bisa cukup signifikan.

Bagi kamu yang sering merasa kesulitan mengontrol pengeluaran kecil seperti ini, mungkin ini saatnya mencari bantuan dari aplikasi pengatur keuangan terbaik yang bisa membantu mengonsolidasikan semua jenis pembayaran dalam satu tempat.

Skenario: Dari ‘Boncos’ Jadi ‘Hemat’ dalam 30 Hari

Mari kita ambil contoh Budi, seorang karyawan swasta di Jakarta. Budi merasa gajinya selalu habis di minggu ketiga. Setelah dia mempelajari cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan, dia terkejut melihat angka-angkanya.

  • Minggu 1: Pesan makanan 5x, GoRide 10x = Rp 450.000
  • Minggu 2: Pesan makanan 7x (karena banyak deadline), GoRide 12x = Rp 600.000
  • Minggu 3: Pesan makanan 4x, GoRide 10x = Rp 400.000
  • Minggu 4: Pesan makanan 6x, GoRide 10x = Rp 500.000

Total pengeluaran Budi dalam sebulan mencapai Rp 1.950.000. Padahal, budget makan dan transportasinya seharusnya hanya Rp 1.200.000.

Setelah sadar, Budi melakukan perubahan kecil. Dia mulai membawa bekal di hari Selasa dan Kamis, serta berjalan kaki sedikit ke stasiun MRT daripada naik ojek dari depan rumah. Hasilnya? Di bulan berikutnya, total belanjanya turun menjadi Rp 1.300.000. Budi berhasil menghemat Rp 650.000 hanya dengan rutin melakukan pengecekan lewat cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan. Uang sisa tersebut kini bisa dia gunakan untuk mengikuti cara menabung 1 juta sebulan untuk pemula agar masa depannya lebih terjamin.

Solusi Praktis: Catat Otomatis dengan MoneyKu

Jika cara manual terdengar terlalu melelahkan bagi kamu yang sibuk, ada cara yang jauh lebih modern. Menggunakan aplikasi pencatat keuangan yang didesain untuk kemudahan adalah kunci konsistensi. Di sinilah MoneyKu hadir sebagai sahabat finansialmu.

Kenapa MoneyKu Lebih Baik dari Cek Manual?

Cek manual mengharuskan kamu membuka dua aplikasi berbeda, menjumlahkan dengan kalkulator, dan memindahkan datanya ke buku atau excel. Dengan MoneyKu, proses ini dipersingkat. Kamu bisa mencatat setiap kali transaksi terjadi hanya dengan beberapa ketukan.

Sistem pencatatan yang cepat dan intuitif memastikan kamu tidak lupa mencatat meskipun sedang terburu-buru turun dari ojek. Ini adalah bentuk evolusi dari cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan yang lebih efektif untuk gaya hidup modern.

Fitur Kategori Otomatis untuk Gojek & Grab

Di MoneyKu, kamu bisa membuat kategori khusus seperti “Transportasi Online” atau “Food Delivery”. Setiap kali kamu memasukkan pengeluaran, MoneyKu akan langsung mengelompokkannya. Di akhir bulan, kamu tidak perlu lagi pusing memfilter riwayat transaksi di Gojek atau Grab secara manual. MoneyKu akan menyajikan diagram yang jelas sehingga kamu bisa langsung tahu berapa persen penghasilanmu yang lari ke ojol.

Strategi ini sangat cocok sebagai salah satu tips hemat uang jajan anak kos yang ingin tetap bisa makan enak tapi tetap punya tabungan. Dengan visualisasi yang menarik, kamu jadi lebih termotivasi untuk mengatur uang.

Melihat Visualisasi Pengeluaran Bulanan dengan Si Kucing Lucu

Salah satu hal yang bikin malas mencatat keuangan adalah tampilannya yang kaku dan penuh angka yang bikin stres (money anxiety). MoneyKu mengubah pengalaman itu dengan visualisasi yang menyenangkan dan karakter kucing yang lucu.

Melihat grafik pengeluaran tidak lagi terasa seperti sedang disidang oleh akuntan, melainkan seperti sedang bermain game. Karakter kucing ini akan memberikan insights atau sekadar menemani perjalanan finansialmu. Jadi, mempraktikkan cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan menjadi aktivitas yang seru, bukan beban.

FAQ: Pertanyaan Seputar Riwayat Belanja Ojol

Masih ada hal yang membingungkan? Tenang, kami sudah merangkum beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh pengguna mengenai riwayat belanja ini.

Apakah bisa melihat total belanja setahun?

Secara langsung di aplikasi, biasanya data dibatasi hingga beberapa bulan saja (Gojek 90 hari, Grab sekitar 6 bulan). Namun, kamu bisa meminta laporan tahunan melalui layanan bantuan atau mengecek rekap tahunan yang sering dikirimkan aplikasi ojol di akhir tahun (seperti “Year in Review”). Untuk pencatatan mandiri yang lebih rapi, sebaiknya gunakan cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan secara rutin dan pindahkan ke MoneyKu setiap bulan agar data setahun tetap aman tersimpan.

Gimana cara download struk belanja Gojek/Grab?

Di aplikasi Gojek, kamu bisa membuka rincian pesanan dan memilih opsi “Kirim Tanda Terima” ke email. Di Grab, struk biasanya otomatis dikirim ke email setelah perjalanan atau pemesanan selesai. Pastikan email yang terdaftar di aplikasi adalah email aktif yang sering kamu buka.

Kenapa total di aplikasi beda dengan mutasi rekening?

Ada beberapa alasan. Pertama, mutasi rekening sering kali hanya mencatat pengisian saldo (top-up), bukan penggunaan saldo per transaksi. Kedua, jika kamu menggunakan promo atau diskon, mutasi rekening mungkin mencatat nominal sebelum diskon jika sistemnya adalah cashback. Oleh karena itu, cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan yang paling akurat adalah dengan melihat riwayat akhir yang dibayarkan di aplikasi ojol tersebut.

Apakah ada aplikasi pihak ketiga yang aman untuk rekap otomatis?

Selalu berhati-hati dengan aplikasi yang meminta akses login ke akun Gojek atau Grab kamu. Keamanan data adalah prioritas utama. Daripada memberikan akses login ke pihak ketiga yang tidak jelas, lebih aman menggunakan aplikasi pencatat manual yang cepat seperti MoneyKu. Kamu tetap memegang kendali penuh atas data dan privasimu sambil tetap mendapatkan kemudahan visualisasi.

Kesimpulan

Mengetahui cara melihat total belanja gojek dan grab sebulan adalah langkah krusial untuk siapapun yang ingin merdeka secara finansial. Dengan memahami ke mana saja uangmu mengalir, kamu punya kekuatan untuk mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan yang lebih bermanfaat.

Jangan biarkan pengeluaran kecil yang terabaikan menghambat impianmu untuk membeli gadget baru, jalan-jalan, atau sekadar memiliki dana darurat yang cukup. Mulailah dari sekarang: cek riwayatmu, catat di MoneyKu, dan rasakan perbedaannya dalam 30 hari ke depan. Ingat, mengelola uang bukan tentang seberapa banyak yang kamu hasilkan, tapi tentang seberapa cerdas kamu mengaturnya!

Share

Postingan Terkait

cara otomatis konversi mata uang pada catatan pengeluaran

4 Cara Otomatis Konversi Mata Uang pada Catatan Pengeluaran: Anti Ribet!

Pernahkah kamu sedang asyik menikmati ramen hangat di gang sempit Tokyo atau menyeruput kopi di kafe estetik Seoul, lalu tiba-tiba teringat harus mencatat pengeluaran agar tidak kebablasan? Masalahnya, melihat angka di struk belanja dalam mata uang Yen atau Won seringkali membuat dahi berkerut. Kamu harus membuka kalkulator, mencari kurs hari ini di Google, lalu menghitungnya […]

Baca selengkapnya
cara kerja aplikasi pengatur keuangan membaca transaksi otomatis

5 Cara Kerja Aplikasi Pengatur Keuangan Membaca Transaksi Otomatis

Pernahkah kamu merasa lelah saat harus mencatat setiap pengeluaran kecil setelah seharian beraktivitas? Bayangkan, baru saja membeli kopi susu di sore hari, lalu membayar parkir, kemudian mampir ke supermarket untuk membeli kebutuhan bulanan. Jika harus mencatat satu per satu secara manual, rasanya waktu kita habis hanya untuk memindahkan angka dari struk ke dalam ponsel. Itulah […]

Baca selengkapnya
fitur pengatur keuangan di m-banking

Pilih Mana? 5 Beda Fitur Pengatur Keuangan di m-Banking vs App

Pernah tidak kamu merasa kaget saat melihat saldo di akhir bulan tiba-tiba menipis, padahal merasa tidak belanja barang mewah? Fenomena ini sering disebut sebagai “kebocoran halus,” di mana pengeluaran-pengeluaran kecil yang tidak tercatat justru menjadi beban terbesar bagi dompet kita. Di era serba digital ini, banyak dari kita mulai melirik fitur pengatur keuangan di m-banking […]

Baca selengkapnya