Pernah nggak sih kamu lagi nongkrong bareng sahabat, terus tiba-tiba tercetus ide buat bikin bisnis bareng? Entah itu jualan kopi susu kekinian, bikin brand baju thrift, atau buka jasa desain grafis. Ide-ide brilian sering kali muncul dari obrolan santai, tapi masalah klasik biasanya langsung menghambat: modalnya dari mana? Di sinilah konsep kolaborasi menjadi kunci, dan memahami cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan menjadi ilmu wajib yang harus kamu kuasai agar niat baik berbisnis tidak berakhir merusak pertemanan.
Memulai bisnis dengan sistem patungan memang terdengar seru karena beban finansial jadi terasa lebih ringan. Kamu tidak perlu menanggung risiko sendirian, dan ada teman berbagi keluh kesah saat operasional sedang naik turun. Namun, tanpa aturan main yang jelas sejak awal, urusan uang bisa sangat sensitif. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas tuntas mengenai cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan agar semua pihak merasa adil, transparan, dan tentunya bisnis bisa berjalan secara berkelanjutan (sustainable).
Mengapa Patungan Jadi Solusi Cerdas Bisnis Bareng Teman?
Bagi banyak anak muda di rentang usia 18-25 tahun, mengumpulkan modal puluhan juta rupiah sendirian bukanlah perkara mudah. Apalagi jika kamu baru saja lulus kuliah atau baru mulai meniti karier. Patungan atau joint venture sederhana menjadi solusi cerdas karena beberapa alasan fundamental yang sangat menguntungkan bagi pebisnis pemula.
Keuntungan Diversifikasi Risiko
Dalam dunia investasi dan bisnis, ada pepatah yang bilang “don’t put all your eggs in one basket.” Ketika kamu berbisnis sendirian dan bisnis tersebut gagal, maka seluruh kerugian material kamu tanggung sendirian. Dengan menerapkan cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan, risiko kerugian tersebut dibagi rata atau sesuai porsi modal masing-masing. Jika bisnis memerlukan modal Rp20 juta dan kamu patungan berempat, maka masing-masing hanya mempertaruhkan Rp5 juta. Secara psikologis, ini mengurangi money anxiety atau kecemasan berlebih terhadap kegagalan finansial.
Akses Modal yang Lebih Besar bagi Pemula
Gabungan kekuatan finansial dari beberapa orang memungkinkan kamu untuk memulai bisnis dengan skala yang lebih layak. Misalnya, dengan modal sendirian kamu mungkin hanya bisa jualan di depan teras rumah. Namun dengan cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan, kamu bisa menyewa ruko kecil di lokasi strategis atau membeli mesin produksi yang lebih mumpuni. Akses modal yang lebih besar ini juga memberikan ruang bagi kamu untuk menyusun saving plan untuk modal cadangan di masa depan guna ekspansi usaha.
7 Langkah Cara Bagi Modal Usaha Bareng Teman Sistem Patungan
Agar bisnis tetap smooth dan hubungan pertemanan tetap awet, kamu perlu mengikuti langkah-langkah sistematis dalam mengatur keuangan bersama. Berikut adalah panduan lengkapnya:
1. Menentukan Persentase Kepemilikan Berdasarkan Kontribusi
Langkah pertama dalam cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan adalah menetapkan siapa memiliki berapa persen. Idealnya, persentase kepemilikan (saham) berbanding lurus dengan jumlah uang yang disetorkan. Namun, di dunia nyata, kontribusi tidak selalu berupa uang tunai (cash). Ada teman yang mungkin menyumbang tenaga lebih besar, ada yang meminjamkan tempat, atau ada yang punya keahlian khusus (misalnya jago masak untuk bisnis F&B).
Kamu harus mengonversi kontribusi non-tunai tersebut ke dalam nilai rupiah agar adil. Diskusikan secara terbuka berapa nilai keahlian temanmu jika dihargai dengan uang. Transparansi di tahap awal ini sangat krusial agar tidak ada perasaan “dimanfaatkan” di kemudian hari.
2. Menyusun Pembagian Peran dan Tanggung Jawab (Job Desk)
Setelah urusan modal beres, jangan lupa bagi tugas. Banyak bisnis patungan hancur karena semua orang ingin jadi bos tapi tidak ada yang mau jadi pelaksana. Tentukan siapa yang memegang kendali pemasaran, siapa yang mengurus operasional, dan siapa yang bertanggung jawab atas laporan keuangan. Pembagian peran ini juga harus dikaitkan dengan kompensasi. Apakah pengelola akan digaji bulanan atau hanya menerima bagi hasil di akhir tahun? Semuanya harus jelas dalam skema cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan yang kamu buat.
3. Memisahkan Rekening Pribadi dan Rekening Bisnis
Kesalahan paling fatal pebisnis pemula adalah mencampur uang pribadi dengan uang usaha. Gunakan rekening bank terpisah khusus untuk operasional bisnis. Hal ini memudahkan semua orang untuk memantau arus kas masuk dan keluar. Dengan memiliki rekening khusus, kamu bisa lebih mudah melakukan tips manajemen keuangan pemula yang profesional sejak hari pertama. Jangan pernah menggunakan uang patungan untuk keperluan pribadi, sekecil apa pun itu, karena ini adalah awal dari rusaknya kepercayaan.
4. Menentukan Skema Pembagian Keuntungan (Dividen)
Keuntungan bisnis tidak boleh langsung dihabiskan. Dalam cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan yang sehat, kamu harus menentukan berapa persen laba yang akan dibagikan kepada pemilik modal (dividen) dan berapa persen yang akan diputar kembali sebagai modal kerja atau cadangan ekspansi. Misalnya, 40% laba bersih dibagikan ke para pemilik, dan 60% disimpan untuk kas perusahaan. Kesepakatan ini harus disetujui bersama agar semua orang punya ekspektasi yang sama mengenai kapan mereka akan mendapatkan “uang jajan” dari bisnis tersebut.
5. Menyiapkan Dana Darurat untuk Operasional
Bisnis tidak selalu untung, terutama di bulan-bulan awal. Oleh karena itu, saat pertama kali mengumpulkan modal, sisihkan sebagian kecil (misalnya 10-20%) sebagai dana darurat bisnis. Dana ini berfungsi sebagai pelampung jika sewaktu-waktu penjualan menurun tapi biaya sewa dan gaji harus tetap dibayar. Tanpa dana darurat, kamu akan terpaksa melakukan “patungan dadakan” lagi di tengah jalan, yang sering kali menimbulkan konflik jika ada teman yang sedang tidak memiliki uang idle.
6. Menggunakan Alat Pencatatan yang Transparan
Setiap rupiah yang keluar harus tercatat. Gunakan aplikasi atau spreadsheet bersama yang bisa diakses oleh semua anggota patungan. Kamu bisa mulai dengan mempelajari cara catat pengeluaran harian untuk bisnis agar tidak ada transaksi siluman. Jika pencatatan dilakukan secara manual atau hanya disimpan di kepala satu orang, potensi kecurigaan antar teman akan sangat tinggi. Teknologi sekarang sudah memudahkan kita untuk memantau keuangan secara real-time.
7. Membuat Surat Perjanjian Hitam di Atas Putih
Ini adalah langkah yang paling sering dilewatkan karena merasa “ah, sama teman sendiri masak pakai perjanjian segala?”. Padahal, surat perjanjian adalah bentuk rasa sayang pada pertemanan. Surat ini harus mencakup porsi modal, pembagian peran, skema bagi hasil, hingga prosedur jika bisnis bangkrut atau ada yang mau keluar.
Fact: Nilai Bea Meterai untuk legalitas surat perjanjian kesepakatan modal usaha di Indonesia — 10.000 Rupiah (2021-2026) — Source: Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai
Dengan modal Rp10.000 untuk meterai, kamu sudah memberikan perlindungan hukum dasar bagi investasi bareng teman-temanmu.
Simulasi Nyata: Patungan Jualan Thrift Modal Rp15 Juta
Mari kita bedah cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan dalam skenario nyata. Katakanlah kamu dan dua orang temanmu (Total 3 orang) ingin membuka toko baju thrift online dengan total modal awal Rp15.000.000.
Breakdown Pengeluaran Awal
Sebelum bagi-bagi uang, kamu harus tahu uangnya buat apa saja:
- Stok barang (3 ball pakaian): Rp9.000.000
- Biaya pemasaran (Ads sosmed + influencer): Rp2.000.000
- Packaging & Logistik awal: Rp1.500.000
- Sewa gudang kecil (3 bulan): Rp1.500.000
- Dana Darurat Kas: Rp1.000.000
Pembagian Porsi Modal 3 Orang
Misalkan kemampuan finansial kalian berbeda:
- Kamu (Pihak A): Menyetor Rp6.000.000 (40% saham). Tugas: Admin & Finance.
- Teman B: Menyetor Rp4.500.000 (30% saham). Tugas: Marketing & Content Creator.
- Teman C: Menyetor Rp4.500.000 (30% saham). Tugas: Sourcing & Logistik.
Dalam cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan ini, pembagian profit nantinya akan mengikuti persentase tersebut. Jika bulan pertama untung bersih Rp3.000.000, maka kamu mendapat Rp1.200.000, sedangkan B dan C masing-masing mendapat Rp900.000 (asumsi seluruh laba dibagikan).
Perhitungan Balik Modal (ROI) Sederhana
Jika rata-rata laba bersih per bulan adalah Rp2.500.000, maka estimasi waktu balik modal kalian adalah:
Rp15.000.000 / Rp2.500.000 = 6 Bulan.
Dengan simulasi yang jelas, semua orang tahu kapan uang mereka akan kembali dan kapan mulai bisa menikmati profit murni.
Risiko dan Solusi: Saat Sistem Patungan Jadi Berantakan
Tidak ada bisnis yang tanpa risiko. Bahkan dengan cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan yang paling rapi sekalipun, masalah internal bisa muncul. Mengakui adanya risiko adalah langkah pertama untuk mencegahnya.
Fact: Persentase konflik internal berkala dalam bisnis keluarga di Indonesia yang dapat mengancam keberlangsungan usaha — 48 persen (2023-2024) — Source: PwC Indonesia Family Business Survey
Meskipun data di atas merujuk pada bisnis keluarga, polanya mirip dengan bisnis bareng teman: emosi sering kali masuk ke dalam urusan profesional.
Masalah 1: Teman Tidak Berkontribusi Sesuai Janji
Banyak kasus di mana di awal sangat semangat, tapi setelah 3 bulan, salah satu teman mulai malas-malasan tapi tetap ingin dapat bagi hasil yang sama.
Solusi: Terapkan sistem KPI (Key Performance Indicator) sederhana. Jika ada peran yang tidak dijalankan, porsi bagi hasilnya bisa dikurangi atau diganti dengan sistem gaji berdasarkan performa.
Masalah 2: Transparansi Pencatatan Kas
Kecurigaan muncul ketika uang masuk banyak tapi saldo di bank tidak sesuai.
Solusi: Gunakan aplikasi keuangan yang bisa diakses bersama. Setiap struk belanja modal harus difoto dan diunggah ke folder bersama. Jangan biarkan ada pengeluaran yang tidak terverifikasi.
Masalah 3: Prosedur Jika Salah Satu Teman Ingin Keluar
Apa yang terjadi jika di tengah jalan temanmu butuh uang mendesak dan ingin menarik modalnya?
Solusi: Dalam surat perjanjian cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan, tentukan masa “lock-in” (misal: modal tidak boleh ditarik selama 1 tahun pertama). Jika ingin keluar setelah itu, porsi sahamnya harus ditawarkan terlebih dahulu ke anggota yang lain sebelum dijual ke pihak luar.
Solusi Anti Ribut: Kelola Modal Patungan dengan MoneyKu
Untuk memudahkan penerapan cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan, kamu butuh alat bantu yang praktis. MoneyKu hadir sebagai aplikasi manajemen keuangan yang didesain untuk anak muda agar urusan uang tidak lagi terasa berat dan membosankan.
Gunakan Fitur Split Bill untuk Pengadaan Awal
Saat belanja stok barang atau bayar sewa tempat pertama kali, biasanya satu orang yang menalangi dulu. Gunakan fitur split bill MoneyKu untuk membagi tagihan tersebut secara adil kepada teman-teman patunganmu. Kamu bisa melihat siapa yang sudah bayar dan siapa yang belum secara transparan tanpa perlu menagih berulang kali yang bikin canggung.
Catat Setiap Pengeluaran Kecil dengan Kategori Jelas
Kadang biaya-biaya kecil seperti parkir saat ambil barang atau beli lakban packing sering terlupakan. Dengan MoneyKu, kamu bisa mencatat setiap pengeluaran sekecil apa pun dengan cepat. UI yang ramah dengan tema kucing yang lucu bikin kegiatan mencatat keuangan jadi lebih menyenangkan, bukan beban.
Pantau Insight Keuangan Bareng-Bareng
MoneyKu memberikan ringkasan visual yang mudah dimengerti. Kamu dan teman-teman bisa melihat kategori apa yang paling banyak menghabiskan modal bulan ini. Insight ini sangat berguna saat kalian melakukan evaluasi bulanan untuk menentukan strategi bisnis ke depan. Ingat, cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan yang sukses adalah yang didukung oleh data yang akurat.
Tanya Jawab Seputar Modal Patungan
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan oleh calon pebisnis muda mengenai cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan:
Apakah pembagian profit harus selalu sama dengan modal?
Secara default, iya. Namun, jika ada teman yang modalnya kecil tapi kerja lapangannya paling berat (misalnya dia yang masak atau dia yang kirim barang), kalian bisa sepakat untuk memberikan dia gaji bulanan terlebih dahulu sebagai biaya operasional sebelum sisa laba bersih dibagi sesuai porsi modal. Ini jauh lebih adil.
Gimana kalau modalnya bukan uang tapi tenaga?
Ini sering disebut sweat equity. Kamu harus menentukan nilai pasar dari tenaga tersebut. Misalnya, jika menyewa chef profesional harganya Rp5 juta per bulan, maka sumbangsih tenaga temanmu selama setahun bisa dianggap setara dengan modal Rp60 juta. Konversi ini harus disetujui semua pihak di awal dalam skema cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan.
Apa yang harus dilakukan kalau bisnis merugi?
Kerugian juga dibagi sesuai porsi modal. Jika modal habis, maka semua pihak harus sepakat: apakah ingin tutup buku atau melakukan suntikan modal baru (capital call). Di sinilah pentingnya dana darurat yang sudah kita bahas tadi.
Perlukah notaris untuk bisnis patungan kecil-kecilan?
Untuk skala UMKM mikro dengan modal di bawah Rp50 juta, surat perjanjian di bawah tangan dengan meterai Rp10.000 biasanya sudah cukup sebagai bukti kesepakatan awal. Namun, jika bisnis sudah mulai berkembang pesat dan punya aset besar, sangat disarankan untuk meningkatkannya menjadi akta notaris (CV atau PT) demi keamanan hukum jangka panjang.
Kesimpulan: Kunci Sukses Bisnis Bareng Sahabat
Memahami cara bagi modal usaha bareng teman sistem patungan adalah langkah awal yang paling krusial. Bisnis bukan hanya soal mencari cuan, tapi juga soal menjaga kepercayaan dan integritas. Dengan pembagian modal yang adil, peran yang jelas, pencatatan yang transparan menggunakan alat seperti MoneyKu, serta perlindungan hukum yang memadai, bisnis kamu punya peluang jauh lebih besar untuk sukses.
Jangan biarkan ketakutan akan konflik finansial menghalangi impianmu untuk jadi pengusaha. Mulailah dari langkah kecil, cari teman yang punya visi sama, dan susun rencana keuanganmu sekarang juga. Selamat berbisnis dan semoga cuan bareng-bareng!




